Kamis, 07 September 2017

SMP Negeri 88 Jakarta, MERIAHKAN HAORNAS 2017 dengan SENAM MASSAL


Anggrek  Garuda  88,  Jakarta
Hari Olahraga Nasional diperingati oleh bangsa Indonesia setiap tanggal 9 September, merupakan suatu peristiwa bersejarah di bidang olahraga yang memberikan inspirasi/motivasi bagi seluruh bangsa Indonesia untuk lebih meningkatkan upaya membudayakan olahraga di seluruh pelosok tanah air, sebagai wahana untuk membangun karakter bangsa, sekaligus momentum yang tepat dan strategis untuk mengingat kembali seluruh peristiwa keolahragaan nasional serta melakukan evaluasi terhadap pembangunan olahraga, seberapa jauh bangsa ini telah mampu mewujudkan cita-cita pembangunan keolahragaan sesuai dengan harapan masyarakat.
Hari ini, Jumat (8/9/2017) ratusan siswa-siswi SMPN 88 Slipi - Jakarta, meriahkan senam massal sehat dalam rangka memperingati Hari Olahraga Nasional (Haornas) ke 34 yang mengusung tema “Olahraga Menyatukan Kita” di Stadion Wijaya Kusuma, Palmerah.
Peserta senam tampak antusias mengikuti dan memperhatikan gerakan instruktur di atas tribun stadion. Kesinergian antara guru, karyawan, dan siswa  SMPN 88 tersebut  ingin menjadikan olahraga sebagai sarana untuk meningkatkan kecerdasan, kesehatan, kebugaran, dan akhirnya memperoleh kualitas sumber daya manusia yang jauh lebih baik,  seperti kata pepatah : di dalam tubuh yang sehat terdapat pula jiwa yang kuat.
“Alhamdulillah antusias siswa-siswi, guru, dan karyawan SMP Negeri 88 untuk berolahraga cukup tinggi,” pungkas Kepala SMPN 88, Drs. H. Yusron, M.Pd.
Bagaimanapun, lanjutnya, “sebagai warga negara yang baik kita juga harus peduli dengan kegiatan-kegiatan yang menjadi agenda resmi kenegaraan. Kami pikir tidak ada salahnya juga, kegiatan-kegiatan seperti ini memang sangat dibutuhkan. Seminggu kita bergelut dengan buku, modul,  dan kegiatan pembelajaran di sekolah, kita juga harus sejenak meluangkan waktu untuk berolah raga”, tambahnya.

Rabu, 06 September 2017

PUISI


IBU,  MALAIKATKU

Ibu   ………..
Di sini kutulis cerita tentangmu
Nafas yang tak pernah tejerat dusta
Tekad yang tak koyak oleh masa
Seberapa pun sakitnya, kau tetap penuh cinta
          Ibu  …………
          Tanpa lelah, kau layani kami
          Dengan segenap rasa bangga di hati
          Tak terbesit sejenak fikirkan lelahmu
          Kau terus berjalan di antara duri-duri
Ibu   ………
Tak pernah kuharap, kau cepat tua dan renta
Tak pernah ku ingin, kau lelah dalam usia
Selalu kuharapkan, kau terus bersamaku
Dengan cinta, berikan petuahmu
          Ibu  ……….
          Kau lah Malaikatku
          Penyembuh duka dalam kepedihan
          Penghapus dahaga kan kasih sayang
          Sampai kapan pun itu  ………
          Aku tetap mencintaimu

Karya  :   Clarissa Ayu. W   
           Siswi SMPN 88, kelas IXE  

Workshop Aplikasi Video Schript, Guru SMPN 88 Jakarta


Anggrek  Garuda  88,  Jakarta
Guru memegang peran penting dalam dunia pendidikan. Keberhasilan peserta didik seringkali terjadi karena campur tangan guru.
Semakin berkembangnya teknologi informasi saat ini, terutama dalam sistem belajar mengajar menuntut para guru agar bisa menggunakan berbagai peralatan yang berbasis teknologi, terutama komputer. Ironisnya, meskipun tuntutan ini ada ternyata masih banyak guru yang tidak mengerti tentang teknologi informasi ini.
Untuk mengatasi hal ini, Rabu  6 September 2017 bertempat di Aula Sekolah.  Kepala SMP Negeri 88 menggelar pelatihan komputer berbasis Video Schript kepada para guru. Adapun pemateri pelatihan komputer ini adalah Guru TIK,  Danu Anggara, ST. Saat dikonfirmasi mengatakan, tujuan pelatihan ini guna memberikan pengetahuan kepada para guru tentang pengunaan aplikasi Video Schript.
Pelatihan ini mengarah pada metode pembelajaran yang bertujuan untuk meningkatan antusisme guru dalam proses belajar, pemanfaatan ilmu dalam kehidupan sehari-hari dan meningkatkan kreatifitas guru
“Semoga kegiatan ini dapat meningkatkan kompetensi para guru kami yang nantinya dijadikan salah satu alternatif metode untuk diterapkan di kelas dan juga sebagai motivasi  bagi guru untuk menerapkan metode-metode yang bervariatif dalam pembelajaran,” jelas Kepala SMPN 88.
By  :  Dedik

Selasa, 05 September 2017

ALUMNUS 1994, SIAP JADI MOTIVATOR LDKS SMPN 88 Jakarta


Anggrek  Garuda  88,  Jakarta
            SMP Negeri 88 sejak pertama didirikan hingga tahun ajaran mutakhir telah meluluskan siswa-siswinya dengan predikat prestasi yang bisa dibanggakan. Mereka datang dari berbagai strata sosial, namun memperoleh kesempatan untuk berprestasi di sekolah tidak dibeda-bedakan.
        Seperti yang telah dirasakan oleh Ika Mayasari, alumnus SMP Negeri 88 angkatan 1994. Jelang akhir Agustus lalu, putri Jenderal TNI Purnawirawan Wiranto ini secara mendadak mengunjungi guru-gurunya di Anggrek Garuda.
     Dalam  bincang-bincang singkatnya dengan Kepala Sekolah dan beberapa guru, Ika mengatakan bahwa dirinya tak bisa melupakan jasa sekolahnya di masa SMP karena di SMPN 88 jiwa kepemimpinan dan keorganisasiannya mulai dibentuk.
   “Di SMPN 88 inilah saya mulai mengenal asyiknya berorganisasi dan merasakan penempaan awal jiwa kepemimpinan,” tutur Ika Mayasari.
    Pengakuan  dari putri kedua mantan petinggi TNI tersebut diperkuat oleh Waka Kesiswaan SMPN 88, Dra. Ajriah. Kepada penulis, mengatakan kalau alumnus yang satu ini di samping cerdas, juga aktif berorganisasi di OSIS.
    “Aktivitas Ika di OSIS bukan sekedar jadi anggota, tapi jadi sekretaris,” ujar Waka Kesiswaan SMPN 88. Lebih jauh Ika menyebutkan, dirinya siap menjadi motivator buat adik-adik angkatannya pada acara LDKS  (8/9)  mendatang.
    “Saya merasa terpanggil untuk menjadi motivator buat adik-adik kelas saya, mengingat saya pun pernah menjadi pengurus OSIS di sekolah ini. Semoga dapat menjadi manfaat bagi mereka,” pungkas Ika Mayasari.
     Selulus dari SMPN 88. Ika Mayasari melanjutkan pendidikan tingkat SLTA-nya di SMAN 78 Jakarta Barat. Di sekolah yang juga merupakan salah satu SMA favorit di kawasan Jakarta Barat itu, dia dikabarkan lulus dengan nilai prestasi yang membanggakan. 
    Saat dirinya melakukan kunjungan silaturrahim ke SMPN 88, Ika Mayasari telah selesai mengikuti pendidikan Strata Dua, dan telah berumah tangga.





Senin, 04 September 2017

SMPN 88 Jakarta, Lounching Program Ekstra Kurikuler Hafiz Qur’an


Anggrek  Garuda  88,  Jakarta
Program sekolah mengaji yang bertujuan membangun generasi muda yang Qurani, menjadikan generasi yang mandiri dan tangguh serta mempunyai daya saing yang tinggi. Secara kuantitas, program sekolah mengaji sangat membanggakan karena siswa bisa memahami isi kandungan Al-Quran serta dapat mengimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari. Kita mewajibkan untuk siswa SMP harus hafal 3 juz,  ujar Kepala SMP Negeri 88, Drs. H. Yusron, M, Pd.
Senin (4/9) menjadi hari bersejarah bagi SMPN 88 Jakarta, karena telah dilakukan lounching program ekstra-kurikuler Tahfiz Quran. Program ini akan dilaksanakan setiap hari Senin mulai pukul 14.30 s.d. 16.15, yang pengetrapannya dibagi secara berkelompok, laki-laki 2 kelompok dan perempuan 5 kelompok.  Ke depannya diharapkan dapat berkembang dengan baik dan istiqomah. 
Pihaknya terus berupaya untuk mengembangkan agar siswanya berkarakter, memiliki keimanan, ketaqwaan,  dan wawasan ke-Islaman untuk membentengi dari pergaulan negatif baik di lingkungan sekolah maupun di luar sekolah, tuturnya.
Program ini untuk mencetak generasi muda hafal Quran. Dan Alhamdulillah, minat siswa yang mengikuti program ekstra-kurikuler Tahfiz Quran ini cukup besar. Terbukti,  pada acara lounching ini sudah diikuti 32 peserta.
Lebih lanjut, Drs. H. Yusron, M.Pd mengatakan program ekstra-kurikuler  Tahfidz Quran akan diperkuat dengan pemberian sertifikat ketahfidzan bagi siswa peserta program saat mereka lulus kelas IX. Sekolah juga menyediakan sertifikat ketahfidzan bagi peserta program ini seiring mereka dinyatakan lulus ujian akhir sekolah di kelas IX. Hal ini untuk memacu minat siswa terhadap program Tahfidz Quran. Di samping itu, pemberian sertifikat ini juga dimaksud agar pihak masyarakat mengetahui bahwa program Tahfidz Quran di sekolah umum juga dilaksanakan dengan seius,  pungkasnya.

Minggu, 03 September 2017

TIPS ORANG TUA, MENYURUH ATAU MEMERINTAH


Menurut penelitian Sheryl N. Dawson, seorang psikholog bidang perkembangan anak dari New York,   yang paling menjengkelkan anak terhadap sikap ibunya adalah bila ia disuruh. Komunikasi ibu tidak jelas, kami tidak bisa membedakan antara menyuruh dan memerintah, protes si Anak. Kiranya protes ini patut dikaji sebagai koreksi diri para Ibu. Tujuannya agar anak kita tidak jengkel. Sebab kejengkelan mereka akan melahirkan hubungan yang kurang harmonis antara anak dan orang tua. Akibatnya, anak mencari pelarian di luar rumah.
Tips mengantisipasi anak agar tidak jengkel bila disuruh melakukan sesuatu :
Image : Google
Dibedakan
Pertama-tama harus dibedakan, mana yang sifatnya menyuruh dan mana yang memerintah. Yang sifatnya menyuruh adalah segala sesuatu yang tidak wajib dikerjakan anak. Boleh saja dia menolak karena tidak suka. Sebab anak juga perlu diberi hak menolak dan menerima. Sejak kecil perlu ditanamkan sikap demokratis, agar kelak ia menjadi seorang demokrat yang biasanya bisa diterima di berbagai kalangan masyarakat.
Bila Anda memerintah, sifatnya wajib dilakukan anak karena berkenaan dengan sesuatu hal. Agar anak mau menerimanya, terlebih dulu diberi pengertian mengenai mana yang wajib dan tidak. Masing-masing orang tua punya aturan sendiri. Silakan Anda membuat daftar apa saja yang wajib dilakukan anak dan apa pula yang tidak. Tempel pada dinding kamarnya agar ia memahami.

Batasi
Agar si anak tidak bingung, Anda perlu membatasinya dengan jelas. Bila anak bertanya, jelaskan sebabnya (mengapa yang ini wajib dan yang itu tidak). Ajaklah mereka berdiskusi agar tercipta kesepakatan dan pengertian (understanding). Bila dewasa kelak, mereka akan menjadi pribadi yang tidak diktator.

Bahasa Yang Baik
Sekalipun dalam keadaan marah, saat berkomunikasi dengan anak hendaknya si ibu menggunakan bahasa yang baik, benar, dan penuh logika agar ia menjadi pribadi yang berbudi, sopan, dan tahu posisi. Masyarakat akan menghargai sikap demikian. Bahasa yang baik dan benar keluar dari mulut seorang ibu terhadap anaknya lambat-laun dapat mempengaruhi kepribadian si anak untuk tumbuh menjadi pribadi yang bertutur kata yang baik dan benar pula di tengah-tengah lingkungan sosialnya.

Secara Khusus
Masing-masing anak mempunyai karakter yang berbeda. Karena itu, haruslah diperlakukan secara khusus. Si A tidak bisa diperlakukan sama dengan Si B atau Si C. Di sini diperlukan kejelian orang tua dalam memahami karakter anak.
Tidak sulit, bila Anda mau menyatu dengan mereka dalam arti ikut tumbuh bersama mereka. Sebab perjalanan hidup itu tidak mundur melainkan maju ke depan. Masa datang adalah dunia mereka. Karena itu jangan merasa rendah diri bila harus belajar dari anak.

Memberi Contoh
Perlu memberi contoh sesuatu hal, jika memang diperlukan si anak. Dengan adanya contoh itu, anak bisa belajar dari orang tuanya agar tidak melakukan kesalahan lagi. Selama belum mencapai usia dewasa, seorang anak secara naluriah sangat perlu untuk dibekali contoh verbal yang baik secara berkesinambungan oleh ibunya agar pada gilirannya kelak ia dapat terhindar dari kesalahan-kesalahan dalam bertindak.

Dialog
Biasakan membuka dialog dengan anak mengenai apa saja. Dari sini akan terlihat apa yang diinginkannya, juga akan kita ketahui tingkat perkembangannya. Di sini, orang tua bisa memasukkan hal-hal positif. Dalam forum dialog ini, orang tua bisa mencurahkan harapannya tentang kewajiban anak dan hak-hak anak.
Andaikata Anda seorang wanita karir, dialog semacam ini bisa dilakukan ketika makan bersama, saat mengantar sekolah, ataupun saat liburan bersama pada akhir pekan.


Karya  :  Drs. Dedik Ekadiana
         Guru  PPKn  SMPN 88,  Jakarta

Jumat, 01 September 2017

Semarak hari Raya Idul Adha, di Perum BCA


Bumi Cipondoh Asri,  Tangerang
Hari Raya Idul Adha 1438 H telah tiba. Setelah pelaksanaan shalat Ied dilakukan, segenap warga BCA (Bumi Cipondoh Asri) menyelenggarakan pemotongan hewan qurban, yang beralamat di Kompleks Perumahan BCA, Cipondoh, Tangerang.  Perayaan ini sebagai wujud ungkapan syukur kepada Allah SWT atas kelimpahan rizki dan juga sebagai sarana saling meningkatkan tali silahturohmi sesama warga.
Idul Adha tahun ini, terdapat 2 ekor sapi dan 1 kambing. Penyembelihan dimulai pukul 09.00, warga kompleks tampak antusias sekali saat mengikuti qurban ini. Rasa kekeluargaan dan kebersamaan antarwarga begitu terasa.  Mereka bekerjasama mulai penyembelihan hingga pembagian daging qurban kepada masyarakat yang membutuhkan.
Untuk teknis pembagiannya, mereka menggunakan kupon yang dibagikan kepada warga sekitar. Selain itu, jam pembagian daging qurban juga mereka jadwalkan dari jam 14.00-16.00 WIB. Terbukti, dengan cara seperti ini tidak terjadi antrian panjang.
Tepat pukul 17.00 kegiatan pemotongan dan pendistribusian daging hewan qurban selesai dilaksanakan. Acara ditutup dengan tasyakuran hidangan khas Idul Adha bersama panitia dan pihak-pihak yang turut membantu terlaksananya acara tersebut hingga selesai.


PUISI : NUANSA RAMADHAN 2020

NUANSA   RAMADHAN   2020 Karya : Dedik Ekadiana Langit berpayungkan lazuardi Awan bercengkrama dan menderu Alam bertakhta tuk ...