Rabu, 05 Juli 2017

Pesantren Kilat Ramadhan SMP Negeri 88


Anggrek  Garuda  88,  Jakarta
Pesantren kilat merupakan kegiatan yang biasa dilakukan oleh sekolah pada saat bulan Puasa Ramadhan. Tujuannya untuk meningkatkan keimanan dan ketaqwaan serta berbudi pekerti luhur dalam bentuk aktualisasi pembiasaan hidup beragama.
Begitu juga halnya dengan SMP Negeri 88 Slipi – Jakarta Barat, kegiatan pesantren kilat yang bertemakan “Menggapai Rahmad di Bulan Maghfiroh” dilaksanakan selama 3 hari di bulan Ramadhan. Hal ini berdasarkan kurikulum dan dilihat dari manfaat pesantren kilat, selain mendapatkan ilmu agama, dapat pula menjalankan ibadah puasa dengan khusu’ juga banyak memperoleh pengalaman berharga, misalnya berlatih mandiri, rasa sosial dan setia kawan jadi lebih meningkat serta memupuk rasa kebersamaan.
Pesantren kilat tampaknya dapat dijadikan alternatif pendidikan islami bagi siswa sekolah umum di kota-kota besar yang relatif kurang mendapatkan pelajaran keagamaan.  Pesantren kilat selama bulan Ramadhan diharapkan dapat meningkatkan ketakwaan para siswa sekolah serta menanamkan kepedulian sesama.
Hari pertama diadakan acara pembukaan pesantren kilat oleh ketua panita Ibu Sri Sutarti, S.Ag. Ia menjelaskan pesan­tren kilat di SMP Negeri 88 Slipi bertujuan untuk mening­katkan kedisiplinan peserta didik agar lebih menghormati orang tua dan guru dan apa yang diperoleh selama pesantren kilat dapat diterapkan di lingkungan keluarga, masyarakat, serta menjadi contoh teladan di sekolah.
Terakhir kata sambutan yang disampaikan oleh Kepala  SMP  Negeri  88, Drs. H. Yusron, M.Pd bahwa peserta  sudah  me­nun­jukkan perubahan yang baik berani tampil dengan bertutur kata yang baik dan peserta hen­daknya dapat mengaplikasikan apa yang telah diperoleh dari kegiatan pesantren kilat. Dan ucapan terima kasih kepada se­luruh panitia yang terlibat dalam ke­giatan ini.
Sukses semoga di tahun yang akan datang kegiatan ini akan lebih baik. Dengan adanya pe­laksanaan  Pesantren Kilat bagi siswa di­harapkan dapat  me­ning­katkan pemahaman, peng­ha­yatan, dan pengamalan siswa tentang aja­ran agama Islam se­hingga men­jadi manusia mus­lim yang beriman dan bertaqwa kepada Allah SWT serta ber­akhlak mulia dalam kehidupan pribadi, bermasyarakat, ber­bangsa, dan bernegara Kemudian siswa juga dapat mem­perdalam, meman­tap­kan, dan meningkatkan pengha­ya­tan ajaran agama Islam khu­susnya tentang keimanan, iba­dah, akh­lak, dan Al quran. Juga mene­rap­kan dan mengamalkan aja­ran Islam dalam  kehidupan se­hari-hari dalam rangka mem­bentuk mental spiritual yang tangguh, kokoh, dan mampu menghadapi tantangan-tanta­ngan negatif, baik yang datang dari dirinya pribadi maupun dari luar dirinya.
Hari terakhir diadakan penu­tupan Pesantren Kilat sekaligus acara buka bersama dengan ke­pala sekolah, guru / pegawai, dan peserta Pesantren Kilat, sekali­gus Salat Magrib berjemaah. 

Senin, 03 Juli 2017

Pemilihan OSIS SMP Negeri 88

Anggrek  Garuda  88,  Jakarta
    Pembelajaran demokrasi kepada siswa-siswi SMP Negeri 88 Jakarta menggelar pemilihan Ketua OSIS. Kegiatan yang mengadopsi sistem pemilihan yang dilaksanakan oleh KPU ini di dahului oleh penyampaian Visi dan Misi calon Ketua OSIS di hadapan seluruh siswa.
    Pada hari Senin (15/11) diadakan Pemilihan  Ketua OSIS Periode 2016 / 2017. Pemilihan ini diikuti oleh 853 siswa sebagai perwujudan kehidupan demokrasi yang ditanamkan di sekolah. Kandidat pada pemilihan kali ini, yaitu : Adistya Ananda Sugma S. (VIII D), Surya Azizir Vahim (VIII B), Mustofa Al-Haddar  (VIII D),  dan Putri Kinanti Gunawan (VIII B).
    Para kandidat pun diberi kesempatan menyampaikan visi dan misi mereka untuk yang terakhir kalinya dalam bentuk pidato. Mereka juga menyampaikan program kerja yang akan dicanangkan Tidak hanya berpidato, keempat kandidat terpilih ini juga menghadapi sesi tanya jawab dengan dewan guru yang diwakili oleh  Bapak H. Yusron, M.Pd.,  Ibu Dra. Ajriah, Bapak H. Edi Sumardi, M.Pd., Ibu Dra. Meridalija, S.Pd dan Bapak Bainudin, S.Or. Para kandidat yang mayoritas memiliki visi untuk mendekatkan hubungan OSIS dan siswa ini berhasil menjawab pertanyaan yang diberikan dengan baik.
    Selanjutnya pemilih memberikan hak suara dengan cara mencontreng salah satu nomor sesuai dengan nomor urut Calon Ketua OSIS yang dijagokan, dan setelah itu surat suara yang telah dicontreng dimasukkan ke dalam kotak suara.
    Untuk menghindari adanya pemilih ganda, setiap usai memberikan hak suaranya para pemilih wajib mencelupkan jari ke dalam wadah yang berisi tinta. Bagi kandidat yang bersaing diharapkan dapat  menerima apapun hasil yang diperoleh dalam proses pemilihan yang dilaksanakan. Selain itu Ketua OSIS yang nantinya terpilih  diharapkan mampu menjadi sosok yang bisa memimpin dan memberikan contoh yang baik bagi temannya.

Penyuluhan NARKOBA di SMP Negeri 88


Anggrek  Garuda  88,  Jakarta
    Di tengah gemuruhnya proses pendidikan yang berlangsung, pada Senin (10/4)  SMP Negeri 88 mengadakan kegiatan kesiswaan yang bertajuk Penyuluhan Tentang Bahaya Penggunaan NARKOBA
    Tema tersebut sengaja diangkat didasari keprihatinan yang yang mendalam atas pergaulan remaja saat ini, seperti dungkapkan Kepala SMPN 88  Drs. H. Yusron, M.Pd  saat memberikan sambutan : ............ bahwa remaja berada dalam masa badai dan topan, segala sesuatu yang dilihat dan didengar akan langsung direduksi dalam dirinya tanpa ada proses penelaahan dan filterisasi terlebih dahulu. Hal tersebut tidak boleh dibiarkan begitu saja, akan tetapi perlu perhatian serius oleh semua pihak, baik itu orang tua siswa, sekolah, pemerintah, kepolisian atau stake horder terkait untuk bersungguh-sungguh memastikan remaja yang merupakan harapan bangsa melaju pada rel yang benar  ………….. pungkasnya.
    Sebagai narasumber pada acara tersebut adalah Yayasan  Cinta Anak  Bangsa. Demikian kutipan singkat materi penyuluhan yang disampaikan : Peredaran gelap NARKOTIKA saat ini sudah merambah ke seluruh tanah air. Yang menjadi korban seluruh lapisan masyarakat dengan berbagai strata sosial, termasuk kalangan pelajar/siswa sekolah. Oleh karena itu, penanganan penyalahgunaan NARKOTIKA perlu menjadi perhatian serius oleh seluruh komponen masyarakat dan tidak mungkin hanya menjadi tanggung jawab aparat penegak hukum/kepolisian saja.
Saya berharap anak-anak sekolah/lingkungan pendidikan dapat menjadi pribadi yang kuat untuk menolak NARKOBA dengan segala bentuk rayuannya harus dijauhkan dan jangan pernah untuk mencobanya jika tidak ingin menghancurkan diri dari masa depan. Selain itu, peran Pendidikan Agama menjadi sangat penting sebagai pondasi awal dan peran orang tua sangat diharapkan dalam mengantisipasi penyalahgunaan NARKOBA bagi kaum remaja. Karena peran orang tua sebagai pembimbing pertama dalam keluarga merupakan pondasi awal kepada si anak dalam mengenal lingkungan yang lebih besar.
Sehingga diharapkan dengan adanya peran orang tua dan lingkungan masyarakat terhadap kepedulian akan bahaya NARKOBA. Dampak buruk NARKOBA dapat diminimalisir dan akan tercipta generasi sehat yang bebas NARKOBA. Semoga cita-cita besar dan mulia ini segera dapat terwujud. tutupnya.

Minggu, 02 Juli 2017

PUISI

                               P E R S E M B A H A N

Jasa dengan hati yang penuh ikhlas  adalah jasa yang mulia
Tetapi jasa yang tak minta jasa  adalah jasa yang utama
Pendidik Sejati,
Masyarakat , bangsa memohon harapan  …….
Melati suci menyebarkan wangi
Suci , bhakti
Jasa mewangi
              Setiap liku sejarah yang kau titi
              Dengan jasa penuh suci, dengan bhakti penuh wangi
              Gelora lautan menghampas karang
              Menghilangkan arah,  memupus tujuan
              Bagi insan
Bahtera lancar penuh idaman
Idaman suci , idaman wangi
Mewangi membalut sepojok nurani hati pertiwi
Jasa
              Bila laut tenang lagi
              Oh,  alangkah indahnya duniaku ini
              Seindah hati yang penuh jasa mewangi
              Oh,  hati marilah senyum,  seada senyum
              Senyum suci,  penuh arti
Inilah dunia kita pendidik
Penuh senyum,  penuh wangi
Tak ada arti mereka,  minta jasa kembali
Tak  ada

Karya   :   DEDIK  EKADIANA

Pelepasan siswa-sisiwi SMPN 88


Anggrek  Garuda  88,  Jakarta
    Perpisahan merupakan hal yang tak menyenangkan di tengah-tengah saat terjalinnya suatu keakraban yang erat satu dengan lainnya, apalagi yang kita kasihi. Tapi karena sesuatu hal, perpisahan itu tidak boleh tidak harus dilakukan meski berat rasanya.
    Untuk melepas kepergian siswa-sisiwi kelas IX, pihak sekolah dan pengurus OSIS SMP Negeri 88, Slipi mengadakan acara perpisahan pada Jumat, 5 Juni 2017, pukul  08.00, bertempat di halaman sekolah.
    Acara tersebut berjalan dengan lancar dan meriah dengan diawali tari sambut, pidato ketua panitia penyelenggara ( Pembina OSIS ).
    Acara dilanjutkan dengan Pidato Pembukaan Kepala Sekolah ( Bapak Drs. H. Yusron, M.Pd ).  Ia berpesan “Anak-anakku tercinta, satu pesan buat kalian. Kalian adalah alumni-alumni yang baik lagi sopan. Perlihatkanlah sifat baik lagi sopan kepada orang-orang di luar sana. Buatlah hal itu menjadi ciri khas bagi alumni sekolah kita. Jagalah nama baik sekolah kita di manapun kalian menginjakkan kaki. Tetaplah hati dan pikiran kalian dalam kejujuran dan kebenaran, niscaya kalian akan menjadi orang-orang yang sukses dan berhasil di masa depan. Selamat jalan anak-anakku !  Semoga Tuhan mempertemukan kita kembali di masa yang akan datang”..
    Acara dilanjutkan dengan pertunjukan pentas seni dengan berbagai kreasi, vokalia, instrument, tari oleh siswa dan bahkan guru juga ikut melantunkan lagu hiburan membuat suasana semakin akrab.
    Acara ditutup dengan menyanyikan lagu hymne guru oleh kelompok paduan suara siswa-siswi kelas VII dan VIII, diiringi salam-salaman dengan Bapak / Ibu guru dan staf karyawan dengan siswa-sisiwi kelas IX. Momen tersebut berlangsung dengan haru dan syukur atas kebersamaan selama 3 tahun bersama mereka, teriring kata maaf dan menyesal selama bimbingan yang diberikan Bapak / Ibu guru yang penuh dengan kesabaran.
    Selamat jalan dan mulai menempuh kehidupan selanjutnya dan selamat berjuang teman-teman semua, kita berdoa bersama agar nantinya kita semua menjadi berhasil dan dapat berguna bagi nusa dan bangsa.

UKK Semester Genap


Anggrek  Garuda  88,  Jakarta
Seluruh siswa-siswi kelas VII dan VIII SMP Negeri 88 Slipi, Palmerah, Jakarta Barat telah melaksanakan kegiatan  Ulangan Kenaikan Kelas ( UKK ) semester genap. Kegiatan tersebut berlangsung mulai hari Senin s.d. Jumat ( 5-9/6/2017 ) bertempat di ruang yang telah disediakan Panitia UKK.
Adapun tujuan dilaksanakannya kegiatan ini tak lain untuk mengukur dan mengetahui kemampuan yang dimiliki oleh setiap siswa-sisiwi selama menempuh kegiatan proses pembelajaran yang telah berlangsung 6 bulan. Selain itu, kegiatan UKK ini juga digunakan sebagai salah satu bahan evaluasi bagi Bapak/Ibu guru pengampu setiap mata pelajaran untuk memperbaiki sistem dan teknik pembelajaran yang akan disampaikan kepada peserta didiknya
Menurut Ibu Yulvawida, S.Pd., selaku Ketua Panitia, “Kegiatan UKK yang sudah berlangsung dapat terlaksana dengan tertib dan lancar.  Hal tersebut dapat diketahui mulai dari penyusunan naskah soal, pendistribusian soal dan lembar jawaban, pengawasan, hingga pelaksanaannya tidak ditemui kendala yang berarti”.


Sabtu, 01 Juli 2017

Peringatan Israj Mi’raj di SMPN 88


Anggrek  Garuda  88,  Jakarta
    Dalam rangka menanamkan ketauladanan akhlak kepada seluruh peserta didik di SMP Negeri 88, tengah memperingati Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1438 H  pada hari Senin (22/5).
    Kegiatan peringatan hari besar Islam tersebut,  diikuti oleh seluruh siswa, guru dan staf pegawai. Pihak sekolah dalam hal ini diwakili oleh Bapak Edy Sumardi, M.Pd selaku ketua penyelenggara peringatan tersebut.
    Dalam sambutannya, ia  menyampaikan bahwa momentum peringatan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW dapat dijadikan sebagai peningkatan keimanan dan ketaqwaan  bagi seluruh elemen pendidikan di SMPN 88.
    Tema yang diusung dalam peringatan kali ini adalah,”Melalui Israj’ Mi’raj Membentuk Insan yang Berkarakter Keimanan dan Ketaqwaan “.
     Untuk mencerahkan batin para hadirin, Ustad Mustofa memberikan ceramah  yang menggugah melalui inspirasi keteladanan perilaku Nabi Muhammad SAW tentang mengaplikasikan makna sholat dalam kehidupan sehari-hari agar tercipta ketaqwaan dan perilaku akhlak yang baik.
    Dalam acara ini juga ditampilkan kreasi seni Islami oleh siswa sekolah. Acara berlangsung dengan tertib,  aman dan lancar, melalui  kegiatan seperti ini diharapkan dapat menuntun seluruh insan pendidikan untuk senantiasa merenungkan begitu luasnya kebesaran  Allah  SWT melalui peristiwa perjalanan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW.






PUISI : NUANSA RAMADHAN 2020

NUANSA   RAMADHAN   2020 Karya : Dedik Ekadiana Langit berpayungkan lazuardi Awan bercengkrama dan menderu Alam bertakhta tuk ...